Tag

, , , , , , ,


aku kangen kamu Kuharap Kau TauSuatu hari, ia tiba-tiba duduk di sebelahku. Ketika itu ada jamuan makan siang bersama teman-teman sekolah. Ceritanya sih reuni. Ia memang kukenal sebagai alumni namun selama ini saya tak pernah bersua dengannya seperti ini. Saat sekolah dulu apalagi. Bahkan saya tak pernah kenal dekat sama sekali.

Cerita berlalu begitu saja. Tidak ada kesan istimewa saat reuni bagiku. Biasa-biasa saja. Hari-hariku dipenuhi banyak kegiatan sesuai perjalanan waktu. Diantara saya dan dia mulai berkomunikasi via SMS maupun WhatsApp. Ya kembali obrolannya biasa-biasa aja. Tidak ada yang istimewa.

Seiring perjalanan waktu, kami bertemu di salah satu kota tujuan wisata saya beserta rombongan. Meski sudah janjian ketemu, namun pertemuan tidak terjadi dengan berbagai alasan termasuk alasan hujan, cuaca yang tidak bersahabat, katanya.

Ya, dia nekad menyapaku pagi Minggu sebelum rombongan meninggalkan hotel untuk melanjutkan destinasi tujuan wisata dan berakhir ke pelabuhan udara. Surprise bagiku karena ia membawa oleh-oleh yang aku senangi.
Namanya….apa ya….Hmmmm…rahasia aja deh supaya penasaran yang baca :).

Pertemuan singkat tersebut memang jadi awal komunikasi aku dan dia untuk hari-hari berikutnya semakin akrab dan penuh canda. Meski hanya melalui SMS, WhatsApp dan terakhir via BBM, namun aku merasa sesuatu yang beda. Entah
mengapa perasaan ini jadi begitu dekat dengan dirinya. Ada benih-benih rindu terselip dalam relung hatiku. Aku merasa nyaman dan bahagia setelah bertemu dengannya meski lewat kata-kata. (*psa)

Iklan